Klarifikasi pembelian mobil dan iPhone [image: source]Selain itu, Cak Budi juga membenarkan telah menggunakan donasi untuk membeli Mobil Fortuner. Namun dalam klarifikasi tersebut, Cak Budi mengatakan tidak menggunakan mobil untuk keperluan pribadi. Mobil tersebut digunakan untuk kebutuhan penyaluran dana dalam jarak jauh dan menjangkau daerah pedalaman. Tukar tambah handphone dan pembelian mobil Fortuner memang tidak dilakukan dengan izin para donatur. Terkait hal tersebut, Cak Budi mengaku telah khilaf dan meminta maaf. Lebih lanjut, Cak Budi menyatakan akan bertanggung jawab atas apa yang telah diperbuatnya
Akan Menjual Mobil dan iPhone 7
Pemberitahuan akan menjual handphone [image: source]Setelah mengakui kekhilafannya menggunakan uang donasi untuk membeli handphone dan mobil, akun @cakbudi_ kembali memberikan penjelasan terkait apa yang akan dilakukan terhadap aset tersebut. Dalam postingan instagram Cak Budi menyatakan akan segera menjual iPhone 7 dan mobil Fortuner. Hasil penjualan beserta dana yang masih belum digunakan akan diamanahkan seluruhnya ke lembaga berskala nasional. Selain itu, Cak Budi pun mengaku akan tetap melakukan kegiatan bakti sosial tanpa mengumpulkan donasi dari publik.
Donasi yang Terkumpul dan Belum Disalurkan Sebesar 1,2 M
Situs penggalangan dana Cak Budi telah ditutup [image: source]Cak Budi dan sang istri turut membeberkan jumlah dana yang terkumpul sebesar Rp 1,2 miliar. Adapun rinciannya, 560 juta di rekening pribadi, dan 700 juta donasi di halaman kitabisa.com. Dana itu masih ada dan belum disalurkan, bukan disalahgunakan. Setelah pengakuan Cak Budi tentang pembelian mobil dan iPhone, situs kitabisa.com telah menutup penggalangan dana oleh Cak Budi.
Kasus Cak Budi saat ini masih terus dikembangkan. Semoga pada ujungnya nanti ada kejelasan serta tidak membawa keresahan lagi. Pelajaran dari ulasan ini adalah lebih berhati-hati saja dalam mempercayakan sumbangan yang kita berikan. Kadang memberi dengan tangan sendiri itu lebih memberikan ketenangan hati.
Namun tak hanya lagu-lagu yang masih diingat oleh para pengemarnya, kisah kebenaran dari kematian Michael Jackson juga masih menjadi pertanyaan besar. Baru-baru ini seorang teman dekat Michael Jackson, Michael Jacobshagen yang berasal dari Jerman mengeluarkan statement mengenai serangkaian surat yang ditulis oleh ikon pop ini. Surat-surat tersebut mengungkapkan mengenai kehidupan pribadi Michael Jackson. Dalam suratnya, Michael Jackson mengungkapkan tentang ketakutannya. Jacobshagen adalah teman dekat Michael Jackson lebih dari 20 tahun. Di minggu-mingg terakhir sebelum kematiannya, penyanyi kelahiran Gary, Indiana ini sering mengirim surat pada Jacobshagen. Inilah isi dari surat-surat Michael Jackson, seperti dilansir TribunTravel.com dari laman wittyfeed.com. 1. Michael Jackson meramalkan kematiannya sendiri Michael Jackson (Wittyfeed.com) Michael Jacobshagen mengatakan Michael Jackson mengalami emosi yang mudah berubah. Hal tersebut dikarenakan ia dalam sebuah t...
Isi dari USB itu benar-benar membuatnya terkejut. USB itu juga yang sekaligus membuatnya mengerti mengapa suaminya tega berbuat itu padanya. Yu Ning menemukan USB itu berada di dalam lemari yang selalu dikunci oleh suaminya. Ia kemudian mencoba membukanya di komputer. Setengah tak percaya, ia menemukan video homoseksual di dalamnya. Bahkan ada banyak foto-foto pria sedang telanjang. Akhirnya ia pun mengerti mengapa suaminya sangat dingin padanya. "Ponselnya dan USB-nya selama tidak pernah disentuh olehku, bahkan didekati saja tidak boleh," lanjutnya. Yu Ning akhirnya merasa sangat bimbang akan rumah tangga dan anaknya. Kemudian akhirnya merasa dirinya menjadi korban, ia merasa pernikahan ini sangat menyakitinya. SELANJUTNYA
Yusuf bahkan sempat koma selama 1,5 bulan usai mendapat perawatan. Sudah lebih dari tujuh tahun Yusuf dipasung orang tuanya. [Image Source]. Karena keterbatasan biaya dan atas saran sang dokter yang yakin bahwa Yusuf akan kembali sembuh dalam waktu yang tak lama, orang tuanya diminta untuk berobat jalan dan terpaksa membawa pulang Yusuf dalam keadaan koma. Nahas, usai bangun dari koma, anaknya menjelma menjadi bocah yang agresif dan ringan tangan. Kemudian, seperti yang telah kita duga, laporan pemukulan atau penjambakkan oleh Yusuf kepada teman-temannya mengalir deras setiap harinya. Berbagai upaya pengobatan telah ditempuh Berbagai cara telah ditempuh oleh kedua pasangan tersebut untuk mengembalikan anaknya seperti sedia kala. SELANJUTNYA
Komentar
Posting Komentar